Viral Tren Coklat Dubai: Perpaduan Rasa Unik dan Kehalalan dalam Makanan Viral

Unggahan video coklat batangan yang renyah dengan isian lengket dan penuh rasa di platform TikTok menjadi viral. Video bergenre Autonomous Sensory Meridian Response/ASMR saat food influencer Maria Vehera menikmati produk coklat batangan memang berhasil menggelitik sensori rasa. Perpaduan lapisan luar coklat yang crunchy, menghasilkan bunyi renyah saat digigit, disusul dengan lumeran campuran kunafa, pistachio, dan pasta tahini yang segera melengkapi rasa ketika masuk ke mulut. Hingga kini video tersebut telah ditonton lebih dari 101,5 juta kali.

Di Indonesia produk coklat batangan viral tersebut ramai disebut sebagai coklat Dubai. Tak salah, coklat dubai viral yang memiliki varian isian unik ini memang berasal dari Dubai, Uni Emirat Arab. Dipelopori oleh pemilik Fix Dessert Chocolatier, Sarah Hamouda, yang ingin menciptakan pengalaman unik memadukan coklat dengan kudapan khas Timur Tengah. Bahkan kata “Fix” yang menjadi nama dari tokonya merupakan kependekan dari “Freaking Incredible Experience”.

Video tren coklat Dubai menarik banyak influencer serupa untuk membuat video ulasannya sendiri atau membuat panduan resep yang mencoba menirunya di rumah. Alhasil coklat Dubai semakin populer dan dikenal di tingkat global, bahkan turut menginspirasi toko coklat lainnya berkreasi dengan resep serupa.

Coklat Dubai mampu mencuri perhatian karena menawarkan kombinasi rasa yang unik, perpaduan manis, gurih, dan sedikit asin yang sulit ditemukan pada produk serupa. Produk ini pun dibuat handmade dengan lukisan eksklusif di bagian atasnya. Di toko asalnya coklat Dubai dijual dengan 2 varian kemasan, kemasan reguler berisi 6 batang coklat dibanderol setara 1,6 juta rupiah, dan kemasan mini berisi 10 batang coklat dengan ukuran lebih kecil seharga 800 ribuan rupiah.

Sebagai muslim, kita patut mengerem diri tatkala berhadapan dengan suatu tren. Apalagi tren makanan. Ada konsep halal-haram yang wajib diperhatikan dari sekedar mengikuti tren.

Titik Kritis Coklat Dubai
Coklat batangan sebagai produk camilan ternyata merupakan produk yang memiliki titik kritis ditinjau dari kehalalan. Produk coklat Dubai viral tak hanya berupa coklat batangan biasa, namun juga memiliki bahan isian di dalamnya. Seperti dilansir dari akun Instagram @fixdessertchocolatier terdapat 6 varian rasa dengan nama unik yang tersedia.

Simak selengkapnya hanya di majalah Halal Review edisi 11/Nov-Des/2024 atau klik link https://ihatecpublisher.com/majalah/halal-review-edisi-11-november-desember-2024/

Apa pendapatmu tentang tren Coklat Dubai ini? Bagikan pengalamanmu mencoba coklat unik ini di komentar!

#BeliCoklatDubai #Kunafa #DubaiChocolate

Share the Post:

Related Posts